Tribratanews.papua.polri, Jayapura – Ipda Made Ambo memimpin Satgas Trauma Healing Ops Kasih Matoa 2019, bertempat di TK Mutiara Hati, Jalan Sumatra Wamena, Selasa (26/11)pukul 08.00 Wit.

Hadir dalam kegiatan, Paur Subbag Renmin Ro SDM Polda Papua Ipda Made Ambo Arjana, Kepala Sekolah TK Mutiara Hati Nunuk Riani, ST,  personil Polwan Polda Papua, personil Polres Jayawijaya, para Guru TK Mutiara Hati.

Tim Trauma Healing yang tiba di TK Mutiara Hati berbegas mengumpulkan anak-anak di ruang kelas untuk diberikan program Trauma Healing dengan kegiatan Bercerita dongeng, merakit mainan pesawat sampai menerbangkan pesawat mainan.

Paur Subbag Renmin Ro SDM Polda Papua Ipda Made Ambo Arjana pada kesempatannya menyampaikan bahwa trauma haeling tersebut ditujukan kepada anak-anak korban dari kurusuhan yang terjadi di Wamena.

“Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak trauma yang di timbulkan dari kerusuhan yang terjadi kemarin,” ucap Ipda Made Ambo.

Adapun tahapan yang di lakukan dalam giat truma haeling ini diataranya beramaian, game-game dan konseling terhadap anak yang traumanya berlebihan. Kegiatan Trauma Haeling tersebut diharapkan dapat mengurangi Trauma Psisikis terhadap anak, agar mereka kedepan bisa berangsur-asur menghilangkan trauma kerusuhan yang terjadi dan mampu kembali berdiri serta mental mereka bisa pulih atas kejadian yang dialaminya.

Kepala Sekolah TK Mutiara Hati Nunuk Riani, ST pada kesempatannya mengatakan bahwa sangat bersyukur atas kegiatan Trauma Haeling ini dimana anak-anak bisa menikmati perminannya dan besar harapannya kegiatan trauma haeling ini bisa terus berlangsung agar bisa menghilangkan rasa trauma dan kesedihan yang di alami anak-anak selama ini.

“Tentunya kegiatan positif ini kami harapkan dapat berjalan terus. Sehingga, anak-anak yang kami sayangi ini dapat kembali pulih baik itu Psikisnya hingga Rohaninnya,” ucap Kepala Sekolah.

 (Yoga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here