Polda Papua, Polres Nabire – Penindakan terhadap Pelaku transaksi Senjata dan Amunsi illegal berinisial AS dan PT oleh Tim Gabungan, Sabtu (25/01/20).

Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroh T, SIK membenarkan kejadian tersebut. “Ya benar, kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 Wit siang tadi,” kata Kapolres Nabire.

“Kedua Pelaku AS dan PT sedang berboncengan menggunakan motor vario techno tanpa TNKB di sekitar Kalibobo. Selanjutnya saat dilakukan penindakan, kedua pelaku berusaha melarikan diri, sehingga Tim Gabungan melepaskan tembakan peringatan sebanyak 2 kali ke udara,” ujar Kapolres Nabire.

“Karena kedua pelaku mengabaikan peringatan, tim gabungan berikan timah panas kepada pelaku PT. Satu pelaku AS berhasil melarikan diri,” ucap Kapolres Nabire.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak Kepolisian, 20 butir munisi 9 mm, Uang tunai Rp 1.110.000, KTP an. PT, ATM Mandiri dan BRI, 1 unit HT Motorola, Jam tangan, Dompet, Tas sandang, 1 unit Handphone dan Kacamata.

“Kedua pelaku PT dan AS merupakan simpatisan KKSB yang berperan sebagai penyedia senjata dan amunisi ilegal bagi KKSB yang berada di pegunungan,” ungkap Kapolres Nabire.

“Pelaku PT dan barang bukti telah diamankan oleh pihak Kepolisian. Dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik,” tutup Kapolres Nabire AKBP Sonny.

Penulis: Efer

Editor: Marthen

Publis: Arya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here