Tribratanews.papua.polri.go.id Jayapura –   Tatap muka Panglima TNI dan Kapolri dengan masyarakat Paguyuban di Tanah Papua dilaksanakan di Meeting Room Cyclop hotel Sahid jl. Bahtera Entrop Distrik Jayapura Selatan, Kamis (5/9/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., Wakil Lemdiklat Polri Irjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, MH., Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Simbiring, S.IP., Dir Polair Baharkam Mabes Polri Brigjen Pol Latif, Assisten Teritorial Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Andi P., Assintel Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf. Juintah Ombo Sembiring, AssIntel Danjen Kopasus Kolonel Inf. Muhammad ID., Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH, S.IK., Danden Intel Letkol Kav Harto Wibowo. SE.

Dari Tamu undangan paguyuban yang hadir yakni, Ketua Dewan Penasehat KKSS dan Pembina Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Prof. Yohanes Rante, Ketua Penasehat Ikatan Keluarga Maluku Provinsi Papua Sudin Retop, Ketua Himpunan Keluarga Jawa Madura (HKJM) Provinsi Papua H. Sarminanto, SH., Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua DR. H. Mansur, Ketua Kerukunan Himpunan Keluarga Sriwijaya / Anggota DPR Provinsi Papua Mustakim, SH., Perwakilan pengurus paguyuban se-Provinsi Papua.

Dalam sambutannya Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring menyampaikan Permintaan maaf dari Bapak Panglima TNI dan Kapolri karena tidak dapat hadir disini dan memerintahkan Pangdam dan Kapolda untuk mewakili. Mungkin muncul pertanyaan kenapa banyak pasukan, jawabannya untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, sudah terlihat banyak aktifitas masyarakat sudah mulai berjalan seperti biasa dan roda perekonomian telah berjalan seperti biasa. Ketika proses perekonomian berjalan maka perekonomian masyarakat semakin naik dan angka kriminal dapat semakin turun.

“Kami telah bertemu Gubernur dan apabila perlu pasukan akan ditambah namun menyesuaikan intensitas keamanan kedepan. Saya mengajak kepada semua pihak untuk dapat menahan diri dan tidak melakukan konflik karena dalam konflik tidak akan membawa keuntungan kedua belah pihak namun hanya membawa kesedihan,” kata Pangdam

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Albert Rudolf Rodja dalam sambutannya menyampaikan, semua yang berada di Papua merupakan salah satu bagian dari Papua sehingga semua pihak harus dapat merekatkan dalam kebersamaan di Tanah Papua yang penuh berkat untuk semua.

“Bapak Gubernur telah bertemu dengan paguyuban sehingga kedepan saya yakin dan percaya pasti akan lebih baik lagi. Banyaknya pasukan membawa dampak sangat besar, kehadiran pasukan untuk menjamin keamanan masyarakat dan dibagi menjadi 5 sektor, apabila didaerahnya belum ada dan membutuhkan personil pengamanan maka kami minta masukannya. Aktifitas 3 hari terakhir sangat berbeda dan masyarakat sudah melaksanakan aktifitas seperti biasa, bapak ibu pengurus paguyuban mempunyai tanggung jawab meneruskan informasi kepada masyarakatnya,” pungkas Kapolda.

Lagi kata Kapolda, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melakukan pertemuan terkait kerusakan dan Walikota telah mendatakan. Menteri telah menganggarkan dan dalam waktu singkat akan direalisasikan, apabila belum ada kepuasan sampaikan melalui prosedur dan hindari adanya provokasi.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dan penegakan hukum terkait aksi kemarin. Kita melakukan upaya penegakan hukum agar kedepan tidak kembali terulang kembali dan ada efek jera untuk oknum orang-orang tersebut. Kedepan kita harus tetap melihat Papua tetap dalam bingkai NKRI,” tutur Kapolda.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat KKSS dan Pembina Ikatan Keluarga Toraja Provinsi Papua Prof Yohanes Rante menyampaikan, semua yang duduk disini pada dasarnya menginginkan kedamaian.

“Kami harapkan ada penegakan hukum yang tegas dan transparan untuk memberikan efek jera, termasuk kepada oknum-oknum yang menunggangi permasalahan,” kata Yohanes Rante.

Kegiatan tatap muka ini ditutup dengan penyerahan saran dan usulan dari Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua DR. H. Mansur kepada Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja.

(hum/re)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here