Tribratanews.papua.polri.go.id, Polda Papua – Bertempat di Lapangan SPN Polda Papua, telah dilaksanakan Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2019. Upacara dipimpin lagsung Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki, Selasa (06/08/19).

Turut hadir dalam kegiatan yakni AS Pers Kodam XVII/Cenderawasih, Danlantamal X Jayapura, Wakajati Papua, Wakapolda Papua Barat, Pejabat Utama Polda Papua, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua beserta pengurus dan para orang tua siswa.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolda Papua mengatakan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Sejarah telah menunjukkan, transformasi negara-negara berkembang menjadi negara maju, tidak dapat dipisahkan dan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, seperti yang telah dilaksanakan oleh negara Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.

Sejalan dengan hal tersebut, kualitas sumber daya manusia juga menjadi faktor kunci dalam pengelolaan organisasi Polri. Ketersediaan personel yang memiliki kualitas unggul, menjadi aspek penting dalam mewujudkan keberhasilan pelaksanaan tugas. Terlebih ke depan, tantangan yang dihadapi Polri akan semakin kompleks. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari berbagai dinamika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Berbagai kejahatan Lintas Negara, seperti terorisme dan perdagangan narkotika, kejahatan terhadap kekayaan negara, berupa korupsi dan illegal fishing, kejahatan berimplikasi kontinjensi, seperti kerusuhan massa dan unjuk rasa anarkis, serta berbagai kejahatan konvensional, terus membutuhkan penanganan yang serius oleh Polri. Demikian pula pesatnya perkembangan teknologi infon’nasi, telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan siber yang membutuhkan penanganan secara professional,”tutur Wakapolda membacakan amanat Kapolri.

Kapolri menghimbau, Tantangan tugas Polri juga terkait erat dengan perkembangan iklim demokrasi di tanah air. Sebagai negara demokrasi ,terbesar ketiga di dunia, Indonesia menyimpan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bemegara yang sangat lengkap. Mulai dari penyelenggaraan kontestasi politik di berbagai tingkatan, ekspresi kebebasan berserikat dan berkumpul, sampai dengan berbagai aktivitas penyampaian pendapat di muka umum. Seluruhnya menuntut kesiapsiagaan Polri dalam memelihara keamanan dalam negeri.

Dalam Upacara Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara Tahun 2019, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan 5 lnstruksi, salah satu di antaranya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Hal tersebut selaras dengan salah satu dari tujuh Agenda Pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, yaitu “meningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing”, serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2020, yaitu “peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas”.

“harapan besar bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2019/2020, akan memberikan kontribusi signifIkan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Melalui program pendidikan ini, diharapkan akan terbentuk personel yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang unggul, serta menampilkan sikap dan perilaku yang luhur, dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas,” ucapnya lagi.

Dengan jumlah lebih dari 353.000 orang, atau 80% dari jumlah total anggota Polri, Bintara Polri menjadi etalase institusi di mata publik. Selain itu, mereka juga bertugas pada garis terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Hal tersebut semakin menegaskan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara menjadi aspek penting dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.

Oleh karena itu, dalam momentum yang penuh dengan kebanggaan ini, saya mengucapkan selamat kepada 8.875 calon Bhayangkara siswa, terdiri atas 8.475 pria dan 400 wanita, yang dinyatakan lulus untuk mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, secara serentak di Sekolah Polisi Wanita dan 31 SPN Polda jajaran selama 7 bulan.

Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Penyematan Pangkat Siswa, Penyiraman Air Kembang dan Pengguntingan Rambut kepada 6 (Enam) perwakilan siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Ajaran 2019/2020 oleh Wakapolda Papua, Wakil ketua Bhayangkari Daerah Papua, Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih, Perwakilan Danlantamal X Jayapura, Wakapolda Papua Barat dan Wakajati Papua.

 

Untuk jumlah siswa yang di didik di SPN Polda Papua keseluruhan berjumlah  463 siswa yang terdiri dari pengiriman Polda Papua sebanyak 244 siswa, pengiriman Polda Papua Barat sebanyak 218 siswa dan pengiriman dari Polda Jawa Timur sebanyak 1 orang.

 

Penulis : Dewa

Editor : Rey

Publish : Ren

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here