Merauke – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Kapolres Merauke Akbp Leonardo Yoga, SIK, MM bersama anggotanya terus menggencarkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan lem aibon di kalangan remaja dan anak-anak di wilayah hukum Polres Merauke.
Kapolres Merauke menegaskan bahwa penyalahgunaan lem aibon yang dihirup untuk menimbulkan efek mabuk sangat berbahaya bagi kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa.
Selain merusak organ tubuh kebiasaan tersebut juga dapat memicu tindakan kriminal serta mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta membina anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan aibon. Katakan tidak pada aibon demi masa depan yang lebih baik,” tegas Kapolres.
Saya harapkan Satuan Binmas agar gencar melakukan Kegiatan sosialisasi laksanakan melalui pendekatan humanis, baik di sekolah-sekolah, lingkungan pemukiman warga, maupun melalui kegiatan sambang dan door to door oleh para Bhabinkamtibmas. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi tentang dampak kesehatan, konsekuensi hukum, serta pentingnya mengisi waktu dengan kegiatan positif.
Selain itu, Polres Merauke juga meningkatkan patroli pada lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak dan remaja pada malam hari, guna mencegah terjadinya penyalahgunaan lem aibon serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan generasi muda di Kabupaten Merauke dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berprestasi, serta mampu menjadi kebanggaan daerah dan bangsa.