Mappi – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi diwilaya hukum Polres Mappi, Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor yakni Yamaha N-max tanpa nomor polisi yang di kendarai JM 20 tahun dan Yamaha Mio J dengan nomor polisi L 6242 SX yang dikendarai SS, 38 tahun. Kejadian tersebut terjadi di Simpang Jalan Telkom 01 Kepi, yang menyebabkan korban SS megalami cedera patah tulang pada bagian kaki, pada Jumat (6/2/2026).
Bripka Jamal Kaur Mintu Satlantas Polres Mappi mengungkapkan, berdasarkan laporan saksi mata dan rekaman CCTV di tempat kejadian diketahui bahwa peristiwa bermula saat pengedara sepeda motor yamaha Mio J hendak berbelok arah, tiba-tiba datang dari arah kanan sepeda motor yamaha N-max dalam kecepatan tinggi sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan yang menyebabkan terjadinya benturan keras antar kedua kendaraan.
”Korban sempat terpental beberapa meter dari titik benturan. Saat dievakuasi oleh warga dan petugas medis, korban masih sadar namun mengeluhkan nyeri hebat di bagian kaki yang kemudian dikonfirmasi mengalami patah tulang, Sementara itu pengendara Yamaha N-max hanya mengalami luka lecet dan trauma ringan meskipun kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan”. ujarnya.
Lebih lanjut Bripka Jamal megatakan kejadian kecelakaan yang terjadi di simpang Jalan Telkom 01 yang melibatakan dua sepeda motor saat ini dalam penanganan Satlantas Polres Mappi.
”Selain Mengamankan Barang bukti dua unit sepeda motor yang terlibata tabrakan, pesonil dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahu lebih dalam penyebab kecelakaan.” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kepi khususnya pengendara roda dua maupun roda empat untuk menjaga etika berkendara selalu waspada dan disiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas, guna mencegah tidak terulangnya kejadian serupa.
”Mari kita tertib berlalu lintas agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ingat, keluarga menunggu di rumah, keselamatan adalah prioritas utama.” tandasnya.