Merauke – Sebuah penemuan tragis menggemparkan warga Kampung Wambi, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, Seorang mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan terdampar di sekitar Sungai Youw, tepatnya di Kali Youw, Selasa (30/04/2024).
Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, melalui Kasi Humas Polres Merauke, Akp Ahmad Nurung, SH, mengkonfirmasi bahwa penemuan tersebut terjadi sehari sebelumnya, pada tanggal 28 April sekitar pukul 09.00 WIT. Mayat yang ditemukan dalam kondisi membusuk tersebut menjadi pusat perhatian masyarakat setempat.
“Menurut laporan yang diterima, mayat tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dan diduga merupakan seorang pendatang. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam dan kondisi kepala sudah terlepas dari tubuhnya, menunjukkan bahwa korban sudah meninggal dalam keadaan yang cukup lama,”ujar Kasi Humas.
Lebih lanjut dijelaskan, penemuan mayat ini langsung direspons oleh Kapolsek Okaba, Iptu Syam Tidore, dan anggotanya. Mereka bersama tim SAR, petugas, dan warga setempat melakukan proses evakuasi korban. Simson Basik Basik / Marind, seorang nelayan berusia 30 tahun, menjadi saksi yang melaporkan temuan mayat tersebut kepada pihak berwenang.
“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dr. Ajeng, ditemukan tanda-tanda bahwa korban meninggal akibat tenggelam. Tim gabungan juga menemukan retakan di tengkorak korban, menunjukkan adanya benturan yang mungkin terjadi sebelum kematiannya,”ungkapnya.
Lagi dikatakan, pemakaman jenazah dilakukan pada pukul 16.30 WIT di Kampung Wambi, Distrik Okaba, oleh tim gabungan dengan menggunakan alat sederhana. Meskipun identitas korban belum dapat dipastikan, penemuan ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang dan masyarakat setempat.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya keamanan di sekitar sungai dan perlunya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kasus ini juga menunjukkan bahwa penanganan darurat oleh aparat kepolisian dan instansi terkait sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.