Boven Digoel, -Polres Boven Digoel menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada Empat anggota Polres Boven Digoel yang melanggar Kode Etik Polri pada hari Rabu (26/03/25).
Upacara PTDH berlangsung di lapangan Mapolres Boven Digoel Provinsi Papua Selatan Kapolres AKBP Wisnu Perdana Putra, SH, SIK, CPHR bertindak sebagai inspektur upacara PTDH.
“Pelaksanaan upacara PTDH kepada empat anggota Polres Boven Digoel diantaranya berinisial pertama Aipda SG, Bripka MS, Briptu JD, dan Briptu OP.
Kapolres mengatakan Komitment Polri sebagai pelindung, pelayan, pengayom dan penegak hukum harus ditegakkan, pemberian Punisment dan reward bagi Personil Polri harus ditegakkan dan dilaksanakan,” ungkapnya
“Pelaksanaan pemberhentian dengan tidak hormat ini rata rata pelanggaran kode etik Polri, dimana anggota ini tidak melaksanakan tugas Polri secara 30 hari berturut turut dan bahkan bulan dan tahun serta tindak pidana.
ke empat anggota di PTDH rata rata bertugas di Institusi Polri selama lima tahun keatas, ada yang berpangkat Aipda , sampai dengan Briptu ,”ungkap Kapolres
“Saya berterima kasih kepada seluruh anggota yang sudah baik dalam melaksanakan tugas Polri, kami sangat sayang sekali kepada kempat personel ini, namun karena penegakan hukum dan sesuai putusan hukum tetap Kapolda papua, sehingga hari ini kami laksanakan Upacara PTDH ini, sebagai bukti kami bekerja sesuai aturan yang berlaku, proses PTDH tidak hanya kepada para bintara saja namun kepada semua pangkat bila melakukan kejahatan, atau pelanggaran kode etik profesi Polri,”
PTDH seperti yang kita ketahui terhadap personil Kepolisian sangat – sangat disayangkan dan prihatin sekali keputusan yang sulit harus diambil pimpinan untuk menerbitkan keputusan PTDH ini namun demi kepastian Hukum dan menjaga citra dan wibawa Polri harus diberikan kepada 4 (empat) personil yang tentunya dengan proses sangat panjang dan dengan tahapan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pada kesempatan ini juga saya selaku Kapolres hendaklah ini dapat jadikan sebagai contoh dan pengalaman pahit serta efek jera agar hal serupa tidak terulang kembali kepada personel Polres Boven Digoel dan Polsek jajaran. Semoga kita semua dpat menjalankan tugas sebaik – baiknya dan dapat menjadi ladang pahala bagi kita semua, Amin.