Keerom – Polres Keerom melalui Tim Khusus/Opsnal Sat Reskrim bersama Sat Intelkam berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak sapi yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Keerom, Jumat (06/02/2026).
Pengamanan dilakukan terhadap terduga pelaku berinisial WM (37), warga Kampung Bibiosi, Kabupaten Keerom. Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari beberapa laporan polisi terkait kasus pencurian sapi yang terjadi sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 di sejumlah lokasi di wilayah Keerom.
Berdasarkan informasi masyarakat, tim bergerak menuju Kampung Sawiyatami dan berhasil mengamankan terduga pelaku yang saat itu dalam kondisi mengalami luka akibat perkelahian. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke RS Kwaingga untuk mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya diamankan dan dibawa ke Mako Polres Keerom guna proses hukum lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui keterlibatannya dalam beberapa aksi pencurian sapi yang terjadi di wilayah Pir II, Kampung Kwimi, Arso VI, serta Kampung Asyaman, Distrik Arso Swakarsa. Terduga pelaku berperan sebagai pemantau dalam setiap aksi pencurian tersebut dan mengaku telah terlibat sejak bulan Desember 2025.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di sel tahanan Polres Keerom dan diserahkan kepada penyidik Sat Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan dan pengamanan terduga pelaku ini merupakan hasil kerja keras serta sinergi antara Sat Reskrim, Sat Intelkam dan dukungan informasi dari masyarakat. Polres Keerom berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana, khususnya pencurian hewan ternak yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan, Polres Keerom masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya yang tergabung dalam jaringan pencurian sapi di wilayah Kabupaten Keerom. Penyidik akan mendalami peran masing-masing pelaku serta mengumpulkan alat bukti guna memperkuat proses penyidikan.
Kapolres Keerom melalui Kasat Reskrim juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada serta tidak ragu untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas tindak pidana di lingkungannya. Polres Keerom memastikan akan terus hadir memberikan rasa aman dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.